Uncategorized

(RATAGALING) Perpustakaan Keliling di Pangkalpinang Bangka

Ratagaling atau Roadshow Pustaka Keliling Fotografi, yang digagas Bidang Litbang APFI Pusat, Sdr. Wahyu Dhian tiba di perjalanan pertama. Bertempat di Latrasse, Pangkalpinang, Bangka-Belitung. Dihadiri komunitas, pecinta fotogafi dan mahasiswa di sekitar kota. Pustaka keliling ini termasuk sangat langka, apalagi berkaitan dengan materi fotografi. Lawatan ini dalam tujuan sosialisasi melek membaca, juga sekaligus silaturahmi ke Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang APFI di Bangka-Belitung, Sumatera Selatan, dan Lampung. dimulai 2 Maret, hingga 9 Maret 2017 ditutup di kota Lampung.

Uncategorized

ROADSHOW PUSTAKA FOTOGAFI KELILING (RATAGALING)

Dalam rangkaian penutup progam Pengurus APFI Pusat 2014-2017, Bidang Litbang APFI Pusat dan Bidang Humas akan melakukan kegiatan ROADSHOW PERPUSTAKAAN FOTOGRAFI KELILING. Kegiatan ini bertujuan silaturahmi, sosialisasi program publikasi buku fotografi, pengenalan kiat-kiat penyusunan buku fotogafi, diskusi dan silaturahmi antara Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang. Roadshow pertama akan melawat ke Pengda Bangka-Belitung (Pangkal Pinang), Pengda Sumatera Selatan (Palembang) dan Pengda Lampung.

Tema kegiatan “Ngelapak & Diskusi Buku Fotografi”, akan hadir tanggal  2 Maret 2017 di  Latrasee Bistro (Pangkalpinang), berlanjut tanggal  3-4 Maret 2017 di Palembang Squere Mall (Palembang), dan perjalanan terakhir tanggal 7 Maret 2017 di Simon Class Of Photography (Lampung).

Uncategorized

FOTOKOPI SORE APFI PENGDA PALU

FOTOKOPI SORE

Berkumpul  dan bincang-bincang seputar fotografi sambil ngopi, menjadi kegiatan mingguan APFI Pengda Sulawesi Tengah (Palu). Pertemuan ini mengupas segala hal yang berkaitan dengan fotografi, baik berbagi pengalaman berprofesi sebagai fotografer, diskusi karya, presentasi fotografi, mengupas gaya fotografi dunia. Pertemuan ini digagas dan diselenggarakan bulanan,  untu mempererat tali persaudaraan anggota AFPI Pengda Sulteng, sekaligus aktivasi kegiatan fotografi di kota Palu. Diharapkan dari pertemuan mingguan ini lahir kegiatan-kegiatan fotografi, sambil mematangkan keterampilan dan seni fotografi. Pertemuan selanjutnya mari bergabung:

Hari/ tanggal : Minggu, 26 Februari 2017
Waktu. : 15.00 Wita (jam 3 Sore)
Tempat. : Bro Coffe Jl. Juanda, Palu

Informasi selanjutnya hubungi: Josua Marunduh  +6281356092380

Uncategorized

(Bincang Buku) Tarung Visual Ci Tarum

(Bincang Buku) TARUNG VISUAL DI CI TARUM
Ci Tarum adalah nadi dari Jawa Barat. Mengalir 300 km dari lereng gunung api purba Bandung Selatan, hinngga bermuara mendekati ibu kota , di pantai utara Jawa Barat. Air yang mengalir tersebut membawa berita tetang elegi suram, hingga sumber penghidupan bagi masyarakat yang menggantungkan nasibnya pa Ci Tarum. Frans Ari Prasetyo menghadirkan penggalan persoalan ini melalui eksplorasi matanya, sebentuk kesaksian visual mengupas kisah air dan warga Kecamatan Andir di Kabupaten Bandung. Warga Desa Rancamanyar ini sehari-harinya bersentuhan langsung dengan Ci Tarum, sehinggamereka memiliki identitasnya sendiri. Mari kita kupas langlang mata narasi perjalanan hidup masyarakatnya, melalui bingkai-bingkai foto sebagai saksi.

Mengundang sahabat perambah visual fotografi, hadir acara bulanan ASIK SORE = APFI (Jabar) Berdiskusi Sore.

Hari/Tanggal: Jumat, 3 Maret 2017
Waktu: 17.00 sd. 18.30 WIB
Venue : Angin photoschool,
Jln Ciumbuleuit no.22 Gedung Pondok Lensa Lt.3

ASIK SORE
Adalah program bulanan APFI Pengda Jabar, dalam upaya menggairahkan anggota APFI dan pecinta fotografi. Dilaksanakan berkala satu bulan sekali, dengan tema dan topik yang berbeda-beda. Tujuannya adalah bersilaturahmi, saling berbagi informasi dan pengalaman seputar fotografi sebagai hobi, minat khusus dan profesi. Kegiatan terbuka untuk umum dan tidak berbayar. Konfirmasi kehadiran: Ines 089688568988

Uncategorized

Pembentukan Pengcab Tanjung Jabung Barat

Mengawali pembukaan tahun baru 2017, Ketua APFI Pengda Jambi, Dayu Agi Saputra dan pengurus daerah lainya, mengukuhkan pembentukan APFI Pengcab Tanjung Jabung Barat – Jambi, tanggal 25 Januari 2017.

Pengurus Cabang APFI Tanjung Jabung Barat, diketuai oleh Asri Angga, Sekretaris Fauzal Amri,dan Sutrisno duduk sebagai Bendahara. Kepengurusan berlaku dengan masa bakti 25 Januari 2017 hingga 25 Januari 2020.

Uncategorized

Mamuk Memelihara Ingatan

Catatan dari bincang buku Tanah yang Hilang, Mamuk Ismuntoro

Pria bersahaja ini saya kenal awal 2002 di Surabaya, ketika ia duduk sebagai pewarta foto di majalah seni Mossaik. Setelah itu bekerja untuk editor foto Surabaya Post. memulai karir jurnalistiknya setelah menamatkan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi  – Almamateri Wartawan Surabaya (Stikosa – AWS). Setelah itu kemudian menjadi pewarta foto selama lima tahun, kemudian memutuskan untuk berkegiatan dokumenter. 2006 mendirikan komunitas Matanesia, diantaranya memiliki program buku fotografi dan diskusi.

Melalui PanaFoto Institute, melahirkan buku foto ke-tiga Tanah yang Hilang (2014). Buku yang memuat korban Lumpur Sidoarjo ini, dikisahkan dengan apik melalui garapan bersama. Kesempatan menyusun buku ini hadir saat 2005 ia bertugas meliput perajin perak di desa Reno Kenongo, kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Tugas ini mengantarkannya kembali setelah lumpur menyembur, menggenangi beberapa desa yang kemudian hilang ditelan gunung api lumpur. Mamuk menelusuri kembali jejak perkampungan yang pernah ia kunjungi sebelumnya, di kecamatan Tanggulangin, Porong dan Jabon.

Dalam kesempatan bincang buku Tanah yang Hilang di rangkaian event Bandung Photo Book Show 2016 (5/12), Mamuk menguraikan perjalanan menyusun buku, tidak lebih dari upaya untuk memelihara ingatan, bahwa bencana alam selalu terkait dengan ulah manusia.

Buku dengan didisain persis seperti bentuk surat tanah, dengan ukuran 20 x 30 cm, dicetak di atas kertas art papper tanpa dijilid. Konsep demikian mengingatkan dengan monograf surat dokumen tanah, lengkap dengan redaksi keterangan kepemilikan dan denah lokasi. Terbagi menjadi dua segmen, satu segmen berupa karya foto; dipilih berdasarkan susunan gambar yang mendeskripsikan suasana wilayah yang tergenang lumpur, dan pembacaan-pembacaan simbol. Sedangkan di segmen berikutnya, dikelompok terpisah yaitu tulisan pengantar.

Menurut Mamuk, sebaiknya dalam penggarapan buku, fotografer harus tahu kapasitasnya, karena munculnya gunung lumpur ini sangat teknis. Sebaiknya tidak menyimpulkan atau bahkan membuat statemen yang belum tentu diterima banyak orang, karena peristiwa bencana inipun belum bisa dipastikan oleh faktor apa.

Tanah yang Hilang mengingatkan kembali bagaimana alam mampu menelan jaman, karena ulah manusia itu sendiri menyebabkan 60 ribu lebih orang kehilangan tempat tinggalnya. Ingatan kolektif tersebut biasanya ditiadakan karena keberadaanya tidak menyenangkan, kemudian hilang. (Deni Sugandi)

Uncategorized

Pelatihan Fotografi Tema Transparan

whatsapp-image-2016-11-08-at-8-59-38-pm

whatsapp-image-2016-11-08-at-8-59-25-pm

whatsapp-image-2016-11-08-at-8-58-41-pmKegiatan pelatihan fotografi mingguan bersama instruktur Ade Yolvi, yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Sumatera Selatan. Dalam kegiatan ini ditujukan khsusu bagi anggota APFI yang telah mengikuti pre-test atau uji kompetensi fotografi di Palembang. Dilaksanakan di Food Station, Jalan Cipto Simpang 4 KT Masjid Taqwa, kota Palembang. Pelatihan ini merupakan upaya pengurus Pengda Sumsel, untuk memberikan keterampilan dan sarana silahturahmi sesama anggota asosiasi.

Uncategorized

Uji Kompetensi Fotografi Level 3 APFI Pusat

DSC_3136

DSC_3114

DSC_3103

DSC_3101Kegiatan uji kompetensi yang dilaksanakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Inova School of Photography di Bandung (17/10, 2015), jalan Dangdanggula 8 Turangga, Bandung. Diikuti oleh 18 peserta yang tersebar dari Bandung, Tanggerang dan Bogor. Diantaranya Nandang (Ketua Leskofi), Riadi Rahardja (Ketua Umum APFI), Deni Sugandi (Sekretaris APFI), Inna Dewiyana (Bendahara Leskofi), Ivan Arsiandi (Sekretaris Leskofi), Ari Angin (Pengurus APFI Pusat), Adhi Rachadian (pengurus Leskofi), Ridha Kusumabrata (Penguji, anggota APFI), Agus Muharam, Bayu, Lestari Peranginangin (pengurus APFI Pusat).

Uji ini dilaksanakan oleh Leskofi yang diketuai Nandang Rukanda selaku ketua, Inna Dewiyana sebagai pengawas (Leskofi), Ivan Arsiandi (sekretaris Leskofi), dan diuji oleh master penguji Imam Hartoyo dan Sjuaibun Iljas. Berikutnya akan dilaksanakan gelombang kedua (24/10, 2015), diantaranya diikuti oleh 24 profesional fotografer di kota Bandung hingga Papua, diantaranya Ricky, Yanna, Irfak (APFI Papua, Jayapura), Ariwibawa, Ramdhan, Suwignyo, Paulus, Faizal, Bobby, Ferry, Ivan Catur, Edris, Sandi Widjaya, Maryanto, Agung, Hiangji dan Julius Tomasowa. (admin)