Lokakarya

PANTOGRAFI ANTI PANDIR




Pandiran dalam bahasa Banjar (Banjarmasin) berarti duduk bersama-sama membicarakan sesuatu melalui obrolan. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata dasar pandir berarti bodoh. Mungkin dalam diskusi ini para “pandir” tersebut membutuhkan informasi yang tujuannya tidak lagi tetap bodoh, namun mengais ilmu fotografi bersama-sama. “Hidup adalah berbagi” kurang lebih begitu.

Bertempat di kedai makan Sambal ARB, Kayutangi di kota Banjarmasin (23/5, 2015), pandiran ini diselenggarakan dalam momentum sejarah kelam kota Banjarmasin. Tragedi 23 Mei 1997 tentang kerusuhan pemilu nasional yang bermuatan SARA. Diinisiasi oleh Pengurus Daerah APFI Kalimantan Selatan, dengan tajuk PANTOGRAFI singkatan dari Pandiran Fotografi. Tujuan dari pertemuan ini adalah mewadahi potensi teknis dan wawasan fotografi, untuk menunjang profesi fotografi anggota APFI PENGDA KALSEL. Diberikan melalui cara peragaan, dengan tema “Simply Lighting” atau pemotretan menggunakan tata cahaya sederhana.

Materi disampaikan oleh Abdie Ridho dan kawan-kawan di pengurus APFI PENGDA KALSEL, mengenai pemanfaatan tata cahaya sederhana, dengan menggunakan satu sumber cahaya buatan. Penyampaian teknis dilanjutkan dengan materi pemanfaatan menggunakan sumber cahaya lampu kilat. Dikenal juga dengan speedlight digunakan untuk tata cahaya mix lighting. Materi sangat bermanfaat bagi partisipan yang hadir, selain diberikan berdasarkan pengalaman, juga menjadi wawasan baru bagi yang belum mengetahui.

Di penutup acara pengurus mendistribusikan sertifikan kompetensi fotografi, kepada para peserta yang mengikuti uji kompetensi di kota Banjarmasin bulan Maret lalu.

Uncategorized

Ujikom Level 3 di Jakarta

Dibuka kembali, Uji Kompetensi Fotografi Level 3, tanggal 27-28 Februari 2016, di Gedung ITC Fatmawati-Bursa Kamera Profesional, Jakarta Selatan. Pendaftaran dibuka 8 hingga 21 Februari 2016 (dengan alamat yang sama), Tlp: 08999291966 (Whatsapp: 08999291966 – 089652345655) Email: becertified@rkusumabrata.com.

Investasi Rp. 1.000.000. (Satu juta), dan pendaftaran anggota APFI Rp. 250.000., Peserta terbatas.

Uncategorized

Uji Kompetensi Fotografi Segera di Banjarmasin

Saat ini, sudah dilaksanakan Uji Kompetensi (ujikom) level 3 di empat kota. Insyaallah bulan November 2015 nanti Leskofi sudah dapat menjadwalkan Ujikom di Banjarmasin.
Bercermin dari 4kota yg sdh melaksanakan Ujikom level3, kami pengurus APFI pengda Kalsel menghimbau rekan2 untuk mempersiapkan diri., termasuk biaya mengikuti Ujikom.

Walaupun belum diputuskan besaran biaya Ujikom si Banjarmasin, namun bila menilik dari 4 kota yang sdh menyelenggarakan Ujikom adalah Rp.500.000,-/peserta (Lima Ratus Ribu Rupiah).
Biaya Ujikom tergantung dari kondisi Tempat Uji Kompetensi (TUK) yg melaksanakan Ujikom, diantaranya; biaya mendatangkan penguji, pengawas, dan sebagainya.

Sebelumnya, sudah diputuskan pula bahwa: Peserta Uji Kompetensi adalah anggota APFI.
Biaya Registrasi anggota adalah sebesar Rp 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Bagi kawan2 yg ingin mengukuti Ujikom diharapkan dapat mendapat gambaran ttg biaya yang harus disiapkan. Dan, untuk meringankan pembayaran, diharapkan dapat mendaftar sebagai anggota APFI terlebih dahulu dengan menghubungi pengurus Acid Ridha Khai Ve Rahmadi Egoy Aboe Banjarmasin
Sambil kita menunggu jadwal dan biaya pasti Ujikom di Banjarmasin. (harry Reinaldi, Ketua Harian APFI Pusat)

Uncategorized

Kisi-Kisi Uji Kompetensi Fotografi Level 3 KKNI

Kisi kisi Uji Kompetensi Fotografi berdasarkan level 3 KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia)
Disusun berdasarkan Unit Kompetensi pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang fotografi
1. Memilih Jenis Kamera
• Memilih kamera yang sesuai dengan kebutuhan
• Memilih perangkat penunjang sesuai dengan kebutuhan
2. Memeriksa Perangkat Kamera
• Memeriksa kesiapan fungsi kamera
• Memeriksa kesiapan operasional kamera.
• Memeriksa pengoperasian masing-masing komponen dalam kamera untuk ketepatan teknis pemotretan.
3. Menentukan Elemen Pencahayaan
• Melakukan pengoperasian masing-masing komponen pencahayaan dalam kamera.
• Menetapkan pengaturan pencahayaan yang sesuai dengan kebutuhan.
4. Mengatur Ketajaman Gambar
• Menentukan ketajaman gambar berdasarkan pada objek.
• Menentukan sistem titik fokus yang tepat.
5. Menentukan Sudut Pengambilan
• Menentukan sempit-luasnya bidang pandang.
• Menentukan posisi kamera terhadap objek pemotretan.
6. Menentukan Latar Depan-Latar Belakang
• Memilih latar depan dan belakang gambar.
• Menentukan aspek teknis yang membentuk dimensi ruang.
7. Menentukan Komposisi Pemotretan
• Menentukan posisi objek utama.
• Menata elemen pendukung yang diperlukan.
8. Mengidentifikasi Arah, Karakter dan Warna Cahaya
• Mengidentifikasi arah cahaya.
• Mengidentifikasi warna cahaya.
9. Menentukan Perangkat Penyinaran
• Mengidentifikasi kualitas cahaya.
• Mengidentifikasi jenis sumber cahaya buatan.
• Mengidentifikasi intensitas, karakter dan arah sumber cahaya buatan
10. Menyimpan dan Memindahkan Data Gambar
• Memindahkan data gambar.
• Menyimpan data gambar.
11. Memilih Gambar Sesuai Kebutuhan
• Mengidentifikasi metode pemilihan gambar.
• Memilih gambar berdasarkan kualitas teknis.
• Memilih gambar berdasarkan tujuan pemotretan.
12. Melakukan Olah Digital Dasar
• Menganalisis data gambar.
• Mengolah data gambar secara digital sesuai keperluan.
13. Mencetak Gambar
• Menyiapkan data gambar untuk siap cetak.
• Melakukan cetak gambar sesuai kebutuhan.
14. Mengembangkan dan Mengomunikasikan Konsep Fotografi
• Mengidentifikasi dan menerjemahkan permintaan konsumen..
• Mengkomunikasikan rancangan pemotretan kepada konsumen.
15. Menghitung Biaya Produksi
• Menyusun kebutuhan produksi.
• Mengidentifikasi biaya komponen produksi.
16. Melakukan Proses Pekerjaan Sesuai Dengan Prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
• Menerapkan pengetahuan tentang industri bidang fotografi.
• Mengadaptasi praktik dan mekanisme keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
17. Mengevaluasi Hasil Kerja
• Mengevaluasi etos kerja.
• Mengevaluasi kualitas karya dengan membandingkan karya yang ada.
18. Melaksanakan Pekerjaan dalam Konteks Organisasi Bidang Fotografi
• Mengkomunikasikan pekerjaan dengan rekan kerja.
• Menerima tanggung jawab pekerjaan.

(Riadi Rahardja, Ketua Umum APFI Pusat)

Uncategorized

Tempat Uji Kompetensi Fotografi Leskofi

SAE (Bandung), Tempat Kursus dan Pelatihan Fotografi, Jalan Waruga Jaya 8B Ciwaruga, Bandung. Tlp. 022.2003141

FRESCO, Jl. A. Thalib Karya 14, Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanai, Provinsi Jambi. Tlp. 082181350150

SIMON FOTOGRAFI, Jl. Bunga Sedap Malam Raya 79, Perumnas Way Kadis, Tanjung Senang, Bandar Lampung. Tlp. 081366425825

LKP P3TV, Kawasan Hasanuddin Comercial Centre 8A, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 9, Makassar, Sulawesi Selatan, Tlp. 0411.4772800

KAMPUS LP3I Banjarmasin, Jalan Soetoyo A Nomor 197, Teluk Dalam Banjarmasin 70115. Tlp. 0511.4417, 4417151

Uncategorized

Uji Kompetensi Fotografi Level 3 APFI Pusat

DSC_3136

DSC_3114

DSC_3103

DSC_3101Kegiatan uji kompetensi yang dilaksanakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Inova School of Photography di Bandung (17/10, 2015), jalan Dangdanggula 8 Turangga, Bandung. Diikuti oleh 18 peserta yang tersebar dari Bandung, Tanggerang dan Bogor. Diantaranya Nandang (Ketua Leskofi), Riadi Rahardja (Ketua Umum APFI), Deni Sugandi (Sekretaris APFI), Inna Dewiyana (Bendahara Leskofi), Ivan Arsiandi (Sekretaris Leskofi), Ari Angin (Pengurus APFI Pusat), Adhi Rachadian (pengurus Leskofi), Ridha Kusumabrata (Penguji, anggota APFI), Agus Muharam, Bayu, Lestari Peranginangin (pengurus APFI Pusat).

Uji ini dilaksanakan oleh Leskofi yang diketuai Nandang Rukanda selaku ketua, Inna Dewiyana sebagai pengawas (Leskofi), Ivan Arsiandi (sekretaris Leskofi), dan diuji oleh master penguji Imam Hartoyo dan Sjuaibun Iljas. Berikutnya akan dilaksanakan gelombang kedua (24/10, 2015), diantaranya diikuti oleh 24 profesional fotografer di kota Bandung hingga Papua, diantaranya Ricky, Yanna, Irfak (APFI Papua, Jayapura), Ariwibawa, Ramdhan, Suwignyo, Paulus, Faizal, Bobby, Ferry, Ivan Catur, Edris, Sandi Widjaya, Maryanto, Agung, Hiangji dan Julius Tomasowa. (admin)