Saat ini, New Normal telah menjadi kabar baik bagi masyarakat Indonesia. Di tengah masa Pandemi COVID-19 yang masih terus bertambah, masyarakat bisa beraktivitas kembali, dengan catatan harus mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan. Secara sederhana protokol yang harus diikuti adalah sebagai berikut:

  • Pertahankan jarak 2m sedapat mungkin.
  • Cuci tangan Anda selama 20 detik dengan sabun dan air hangat atau panas atau gunakan hand sanitizer setidaknya selama 30 detik secara teratur. Sanitizer berbasis alkohol harus mengandung setidaknya 60% alkohol.
  • Selalu gunakan masker, minimal masker kain.
  • Batuk dan bersin di lekukan lengan atau ke dalam tisu dan tempat sampah segera.
  • Laporkan gejala COVID-19 kepada atasan / manajer produksi Anda.
  • Bekerja dari rumah sedapat mungkin.

Tidak ada yang salah dengan protokol dasar tersebut, akan tetapi sebagai seorang profesional, kita harus memiliki protokol yang lebih khusus. Di bidang fotografi, sudah banyak lembaga seperti Professional Photographers of America (PPA), The Association of Photographers (AOP), dan Professional Photographers Association Singapore (PPAS) yang sudah membuat protokol khusus. Maka dari itu, kami sertakan rangkuman ‘Protokol Kerja Bidang Fotografi Menghadapi Era New Normal’ yang bisa kita terapkan saat ini.

PERALATAN

  • Setiap peralatan baik pribadi maupun tim harus selau dijaga kebersihannya, bisa menggunakan tisu basah atau dilap dengan alkohol (minimal 60%). Jika memungkinkan, usahakan jangan berbagi peralatan.
  • Jika membutuhkan Walkie-talkie atau radio saat pemotretan, harus disanitasi, dikantongi, dan dilabeli dengan nama kru sebelum didistribusikan, dan jangan berbagi peralatan.

THE SHOOT

  • Buat unit sekecil mungkin dengan meminimalkan jumlah kru,agensi,klien, dan talent yang ditetapkan pada satu waktu.
  • Cuci dan keringkan tangan pada saat sesi akan dimulai dan saat sesi telah selesai.
  • Selalu sediakan hand sanitizer berbasis alkohol (minimal 60%) harus mudah diakses di seluruh lokasi, serta sabun dan air yang disediakan sedapat mungkin.

TALENT ON SET

  • Usahakan menjaga jarak dengan talent

LOKASI PEMOTRETAN

  • Memilih / memprioritaskan untuk satu lokasi, tanpa unit bergerak, per hari.
  • Lokasi harus berventilasi baik. Pertimbangkan membawa peralatan tambahan untuk mengubah (bukan mendaur ulang) udara secara teratur jika ini bukan masalahnya.
  • Hindari penggunaan uap (termasuk dry ice, kabut, atau glikol) karena mereka cenderung menjaga infeksi udara di atmosfer lebih lama.
  • Sedapat mungkin, semua lokasi diminta untuk membagikan rencana kesiapsiagaan COVID mereka sendiri.
  • Lokasi harus dibersihkan sebelum dan sesudah pemotretan, jika memungkinkan.
  • Hindari lokasi yang jauh dan yang membutuhkan akomodasi semalam untuk mereka yang terlibat. Hindari juga lokasi yang tidak mengizinkan jarak 2m minimum.
  • Semua rombogan hanya melibatkan kru minimum (mengemudi sendiri dan menjaga jarak sejauh 2m). Masker dan sarung tangan tersedia untuk semua peserta sesuai kebutuhan produksi.
  • Persiapan lokasi: Pre-light / set-build / set-dress dll., yang akan dilakukan secara terpisah oleh satu kru atau departemen pada suatu waktu, jika memungkinkan.
  • Jika pemotretan dilakukan di studio, terkadang studio cenderung memiliki penilaian risiko mereka sendiri dan rencana kesiapan COVID yang harus Anda patuhi juga.

WARDROBE

  • Jika perlengkapan harus dilakukan sendiri, maka stylist dapat mengatur pakaian dan mengawasi dari jarak yang aman.
  • Jika perlengkapan dapat dilakukan di rumah mereka, dapat disampaikan melalui panggilan video.
  • Stylist untuk memanfaatkan opsi yang ada / dimiliki yang dimiliki jika memungkinkan (toko dan perusahaan penyewaan / saat ini ditutup melalui risiko infeksi).
  • Talent dianjurkan untuk mengenakan pakaian sendiri, jika memungkinkan.
  • Jika tim perlu mengabaikan jarak 2m, mereka harus benar-benar menjaga kebersihan dan kesehatan diri. Mencuci tangan sebelum dan sesudah menata wajib dilakukan.

RAMBUT DAN MAKE-UP

  • Menggunakan perlengkapan sekali pakai jika memungkinkan.
  • Kit tata rias harus masing-masing untuk setiap talent.
  • Ikuti proses desinfektan yang tepat, misalnya menggunakan Barbicide atau yang setara.
  • Talent dapat melakukan touch-up mereka sendiri, jika memungkinkan.
  • Jika tim perlu mengabaikan jarak 2m, mereka harus benar-benar menjaga kebersihan dan kesehatan diri. Mencuci tangan sebelum dan sesudah menata wajib dilakukan.

CREWING-UP

  • Seseorang dalam tim harus dialokasikan untuk bertanggung jawab memantau hal-hal terkait COVID, apakah itu petugas kesehatan dan keselamatan yang disewa oleh produksi atau anggota kru yang ditunjuk.
  • Meminta semua kru untuk segera memberi tahu Anda jika mereka mengalami gejala apa pun.
  • Memberikan konfirmasi kepada kru mereka tentang surat izin atau lembar panggilan produksi mereka jika polisi menanyakan perjalanan mereka ke lokasi.

Sumber: https://www.the-aop.org/coronavirus-guidance

(yusufmiskandar)