Tidaklah banyak para pembingkai gambar mekanik-elektronik menyusun buku. Baik itu dalam bentuk scrapbook atau penyusunan yang lebih serius. Sejak kemunculan budaya literasi fotografi yang dimulai melalui buletin fotogafi di lingkungan klub Perhimpunan Fotografi Amatir (PAF), kemudian mekar melebar menjadi Fotografi Indonesia (Fotina) melalui pemred alm. Leo Nardi. Fotina menjadi cikal bakal kelahiran salah satu majalah yang bertahan lama, distribusi nasional, dan menjadi satu-satunya sumber referensi fotografi Indonesia, bernama Foto Media. Namun sayang, satu-satunya sumber pencerahan harus tutup umur karena persoalan klasik, rendahnya minat baca, oplah menurun, biaya produksi meningkat.

Jelang awal 2010 beberapa penerbit khusus fotogafi hadir, diantara pegiat swapublikasi (self publishing) melalui jalur indie label-pre order. Diantaranya Galeri Fotografi Jurnalistik Antara (GFJA) yang getol menerbitkan buku foto katalog hingga karya-karya lama dalam bungkusan re-mastered. Kemudian Panna Photo Institute, Matanesia Surabaya dan beberapa berlabel sendiri. Inilah bentuk sumber informasi fotografi, dalam perwajahan yang lebih menawan, diwartakan melalui kacamata personal.

Untuk merangkum geliat penerbitan swapublikasi, Program Studi (Prodi) Fotografi dan Film Unpas, bekerja sama dengan Asosiasi Profesi Fotografi Indoensia (APFI), menggagas dummy book show, dan bincang fotografi yang dikemas dalam Photography Book Show 2016, rangkaian dari kegiatan Bandung Photo Month 2016 yang ke-empat. Mengambil tempat di ruang inkubasi usaha bersama Spasial, Jalan Gudang Selatan Nomor 22 Bandung.

Acara yang berlangsung dari 3 Desember, hingga tanggal 9. Dibuka dengan Launching Buku Telinga Panjang karya Ati Bachtiar (3/12), kemudian dilanjutkan beberapa hari ke depan, diantaranya diskusi buku oleh Ully Zoelkarnain, Anton Ismael, Mamuk Ismuntoro (Matanesia), Ati Bachtiar, Seno Gumira Ajidarma, Zhuang Wubin, Mesk 56 dan diskusi seputar dummy book show bersama submission artist.

Event ini menjadi ajang silaturahmi para pegiat swapublikasi fotografi, seluruh Indonesia melalui lintas komunitas.